Senin, 27 April 2015

KELANGGENGAN DOA

Istilah doa merupakan kata yang sangat akrab dalam benak manusia. Di balik doa, ada harapan yang sangat diimpikan oleh alam bawah sadar. Harapan dan impian yang hanya digantungkan pada Allah semata.
Mungkin tentang kehidupan dunia, mungkin tentang kebutuhan akhirat. Tentang segala kebutuhan hidup, tentang keselamatan dari siksa kubur dan neraka.
Ketika berdoa untuk kebaikan hidup di dunia dan di akhirat, maka ia beramal dengan segala amal dunia dan akhirat yang bisa mengantarkan pda jalan keselamatan. Ia menyadari bahwa segala sesuatu meniscayakan adanya prasyarat untuk meraihnya.  
Andai ada penggolongan tingkat keseriusan dalam berdoa, manusia mungkin dapat dibedakan menjadi 2 kelompok besar yaitu golongan orang yang bersungguh-sungguh dalam berdoa dan kelompok orang yang lallai atas doa yang tercermin dalam pikiran, sikap dan perbuatan.
Semoga Allah SWT menggolongkan kita semua dalam kelompok orang yang bersungguh-sungguh dalam berdoa dan memberi karunia berupa kematrian khusnul khatimah. Amin ....

PILIHAN BERTEMU ALLAH

Pertemuan dengan Allah dalam arti sesungguhnya, tentu saja hanya akan terjadi kelak di yaumil akhir. Golongan pertama adalah orang yang senanng bertemu dengan Allah. Sedang golongan yang terkahir adalah orang yanbg benci bertemu dengan Allah.
        Orang yang senang bertemu dengan Allah berusaha mengikuti berbagai ketentuan Allah dengan sebaik-baiknya. Sabar dalam melalukan berbagai perintah Allah serta sabar pula dalam menghadapi berbagai goncangan hidup. Juga senantiasa bersyukur atas segala limpahan karunia Allah serta tak lupa bersyukur di kala merasakan kelapangan hidup.
        Sedang orang yang benci bertemu dengan Allah, tidak pernah takut berbuat mungkar pada Allah. Perbuatan dosa dan maksiat dianggap sebagai sesuatu yang biasa terjadi. Bahkan, bangga akan harta dan anak-anak.
Sesungguhnya Allah menghendaki akan mengazab mereka di dunia dengan harta dan anak-anak itu. Dan agar melayang nyawa mereka dalam keadaan kafir (At-Taubah : 85)
Semoga kita semua dimasukkan Allah dalam golongan orang yang senang bertemu dengan Allah dan diberi karunia berupa kematian yang khusnul khatimah. Amin....

Senin, 20 April 2015

JAMINAN REJEKI

Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rejekinya sendiri. Allah-lah yang memberi rejeki padanya dan padamu. Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui (Al-Ankabut : 60)
Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rizkinya dan dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz) (Hud : 6)
Dalam kedua ayat tersebut dijelaskan bahwa jaminan rejeki itu ada sejak manusia belum diciptakan. Aliran rijeki itu mengalir dan mendatangi. Bahkan, hakikatnya mengejar orang yang memang menjadi ‘jodoh’ dari rejeki tersebut. 
Keterbatasan dan kelemahan makhluk tidak bisa menghalangi bila takdir rejeki harus terkirim padanya. Tidak peduli makhluk tersebut memiliki kelemahan dan keterbatasan dalam menjemput rejeki. Usaha tak akan bisa merubah takdir yang akan terjadi nanti.
Ikhtiar harus tetap dilakukan dalam rangka melaksanakan amanah dari Allah berupa akal sehat dan kemampuan menetukan pilihan. Saat seluruh anggota tubuhnya bergerak mengikhtiarkan sebuah kebaikan, hatinya pun turut bergerak menyaksikan keagungan, kebesaran dan kelembutan Allah terhadap pengaturan alam semesta. Betapa beruntungnya seorang hamba Allah bila Allah berkehendak mencelupkan citarasa itu dalam hatinya.
Di tengah jalan, berikhtiar secara maksimal dengan niatan sebagai wujud optimalisasi amal ibadah bisa berubah. Saat fikiran dan segala jerih dituangkan penuh untuk urusan duniawi untuk menjemput rejeki, hati berpotensi besar berbelok tujuan. Keyakinan bahwa diri hanya menjalankan yang sudah tertulis, bisa terkikis

Rabu, 15 April 2015

MANUSIA DZALIM DAN BODOH

Jika merasa tidak nyaman dengan membaca judul tulisan ini, jangan terburu antipati untuk tidak membacanya. Judul tulisan ini merupakan penegasan Allah dalam Al-Quran tentang manusia. Semoga bisa menjadi cermin bagi aetiap pribadi. Amin.....
‘Sesungguhnya kami telah mengemukakan amanat pada langit, bumi dan gunung-gunung. Maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya. Maka dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat dzalim dan amat bodoh’ (Al-Ahzab : 72)
Mari memahami gambaran dari ilustrasi berikut
Suatu saat, sesorang diberi tugas yang teramat mudah dan mennyenangkan yaitu disuruh mengampaikan uang tunai senilai Rp 2.500.000,- pada seseorang yang sudah ditentukan. Imbalannya sangat menggiurkan yaitu uang tunai pula sebesar Rp 97.500.000,- kemudian, si pemberi amanat bilang, ‘kalau amanat ini dilaksanakan, nanti akan aku tambah lagi imbalannya dengan harta yang lebih banyak sehingga hartamu berlimpah ruah’.
Ternyata, orang yang diberi tugas itu ingkar. Bukan hanya imbalan saja yang diambil, uang senilai Rp 2.500.000,- yang seharusnya diberikan pada orang lain, diambil pula. Orang tersebut pantas disandangkan predikat amat dzalim dan amat bodoh. 

MOTIVASI HIDUP MANUSIA

HANYA MATERI
Memasuki usia balita, mulai dimasukkan dalam dunia pra-sekolah. Ia mulai  dipersiapkan sejak dini untuk menjadi manusia yang siap menarungi hidup. Memasuki usia sekitar 4 tahun, ia mulai memasuki TK. Ia mulai dikenalkan dengan pengetahuan dasar seperti membaca, menulis dan berhitung.
Selepas TK, ia memasuki SD. Dua belas tahun kemudian berproses dalam pendidikan SD, SMP dan SMA. Hampir sepertiga dari umur rerata manusia sudah dilewati. Selanjutnya masuk ke jenjang perguruan tinggi.
Setelah lulus, ia mulai memasuki dunia kerja untuk mendapatkan penghasilan. Beragam pilihan tersedia. Beberapa termasuk beruntung karena berpenghasilan cukup besar.
Perhitungan pendapatan sepanjang hidupnya adalah (misal) 10 juta x 12 bulan x 40 tahun = 4,8 miliar. Tapi, jika orang tersebut diajukan pertanyaan, “apakah mau menjual bola mata senilai 4,8 miliar setelah itu buta selamanya?” jawabannya pasti tidak mau. Kalau demikian, ternyata uang 4.8 miliar tidak cukup haanya untuk membeli bola mata.
Belum lagi untuk membeli kemampuan berfikir dan merasa. Itu yang berpenghasilan tergolong besar tiap bulannya.  Lalu, bagaimana dengan orang yang hanya cukup untuk keperluan konsumsi tiap bulan????
UNTUK ALLAH
Proses perjalanan hidup yang dijalani boleh jadi sama persis dengan orang yang bermotivasi materi. Mulai dari masa balita hingga bekerja. Ia bukan hanya sekedar memperoleh materi. Yang lebih penting adalah memperoleh ridho Allah sehingga bekerja untuk dunia dan akhirat.
Di dunia bisa hidup sejahtera dan di akhirat, dengan rahmat Allah, bisa memperoleh surga. Bermodal kecil, memperoleh untung besar. Bukankah berbuat baik di dunia itu hanya sebentar????
Seumur dengan umur manusia yang memang pendek. Tetapi ia memperoleh surga yang kekal abadi denan kemewahan dan kebahagiaan yang tak pernah dilihat mata, tak pernah didengan telinga. Mari bercermin menatap diri.
Beruntung jika diri ini termasuk orang yang menapaki jalan para nabi dan rosul. Semoga kita semua bisa tetap istiqomah hingga kelak masanya Allah mencabut nyawa. Amin...
^-^

Senin, 13 April 2015

ARTRITIS PIRAI

Penyakit radang sendi ini disebabkan karena pengendapan kristal asam urat akibat kadar asam urat dalam darah lebih dari 7 mg/100 cc darah. Asam urat dapat pula menyebakan penyakit jantung koroner atau batu ginjal. Artristis parai ini lebih banyak diderita kaum lelaki dewasa hingga tua.
Gejala khasnya adalah pada waktu bangun pagi tidak bisa berjalan karena nyeri pada telapak kaki. Atau bisa juga pangkal jempol kaki bengkak dan sangat nyeri  atau cekat-cekot hebat. Padahal sebelumnya tidak ada gejala atau peristiwa apapun  yang menimpa jempol tersebut.
Yang perlu diperhatikan adalah tidak semua nyeri sendi termasuk penyakit asam urat. Perlu pemeriksaan laboratorium asam urat lebih lanjut. Sakit sendi yang lain mungkin hanya rematik biasa. 

Minggu, 08 Maret 2015

ISLAM DAN HARTA

Di surat Al-Hajj (11), Al-Quran melukiskan,
“dan di antara manusia, ada yang menyembah Allah dengan berada di tepi. Maka, jika ia memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam keadaan itu. Dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana (fitnah), berbaliklah ia ke belakang. Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah keugian yang nyata”

Ukuran iman di tepi ayat tersebut dikaitkan dengan pandangan seseorang dalam hal perolehan harta dan kesenangan duniawi. Imannya hanya akantentram jika memperoleh kebaikan di dunia dan iman akan menghilang jika mendapat keburukan di dunia. Seolah dunia ini adalah penjahat ruhani.

Seakan, jika hendak memiliki iman yang teguh, seseorang harus memilih hidup susah di dunia dan miskin. Islam tidak meletakkan dunia sebagai ukuran baik-buruknya iman dan cinta pada Allah karena iman adalah sesuatu yanng snagat berharga. Kebaikan iman tidak bisa sempurna bila dibalas dengan dunia yang remeh-temeh ini sehingga kelak Allah akan menyempurnakannya kelak di akhirat nanti.




Kamis, 05 Maret 2015

RAMADHAN DI JERMAN

Datangnya ramadhan disambut dengan suka cita oleh seluruh umat muslim di Berlin, Jerman. Setiap masjid di Berlin berbenah untuk mempersiapkan berbagai program ramadhan. Setiap siang, para ibu berkumpul di masjid untuk membaca Al-Quran bersama sembari memperbaiki bacaan yang masih keliru. Sorenya, kegiatan ramadhan diidi bergantian dengan kegiatan pengajian pemuda, pemudi dan bapak-bapak.
Ada juga kegiatan umum seperti pelatihan menjadi khatib dan menjadi pengurus masjid. Setiap ahad, giliran ank-anak yang meramaikan kegiatan ramadhan di masjid dengan program taman pendidikan Al-Quran. Selayaknya yang terjadi ketika waktu maghrib, masjid dipenuhi orang untuk berbuka puasa. 

RAMADHAN DI PERANCIS

Umat islam di Perancis mempunyai kebiasaan untuk membuat kalender ramadha yang tidak hanya berisi jadual imsakiyah, tapi juga aktivitas selama ramadhan. Kalender tersebut tidak hanya berguna sebagai panduan jadual imsak dan maghrib, tapi juga sebagai cara untuk mengungkapkan identitas kebudayaan umat islam.
Kalender ramadhan yang beredar di Perancis tersebut menggunakan berbagai macam bahasa dan disebarluaskan melalui masjid dan toko di wilayah yang banyak muslimnya. Umat islam di Perancis juga menyebarkan kotak amal di berbagai toko dan swalayan untuk mengumpulkan sumbangan dari para dermawan.
Aktivitas ini sudah dimulai sejak tahun 2002. Hasil sumbangan yang dikumpulkan, kemudian disebarluaskan di 22 negara islam. Masjid di Paris juga menjadi tempat berbuka puasa. Buka puasa pun tidak hanya dibatasi kaum muslim, kaum non-muslim juga dapat hadir. Kegiatan buka bersama tersebut sekaligus menepis pandangan bahwa islam adalah agama yang terbatas dan tertutup serta akan membuka pintu bagi orang-orang yang beragama lain. 

Rabu, 04 Maret 2015

NIAT MENGATUR URUSAN

Sebagian orang keliru dalam memahami hikmah ini. Seakan hikmah ini mengajak orang untuk tidak perlu melakukan perencanaan dan mengatur urusan dunia. Tentu saja, anggapan yang keliru ini akan berpengaruh buruk dalam tata kehidupan masyarakat islam.

Kita akan mengalami kemandegan dan kejumudan yang akhirnya menjadikan islam terbelakang. Maka sudah pasti, bukan itu maksud dari hikmah ini. Pada dasarnya, seorang muslim dituntut untuk menyempurnakan pengaturan dan penataan duniawi.

Allah SWT berfirman dalam surat Al-Qoshosh (77)
“dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berihsanlah (berbuat baiklah) sebagaimana Allah telah berbuat baik padamu dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan”. 

Seorang muslim dituntut untuk berbuat ihsan pada segala urusan. Dalam hal muamalah (hubungan dengan manusia), kita diperintah hubungan baik dengan manusia. Berdaganglah yang baik agar tidak mengecewakan pelangggan. 

TUMIS DAUN PEPAYA


Bahan :
Daun pepaya bersih
Teri goreng
Merica bubuk
Garam
Gula
Minyak
Air

Bumb u :
Irisan bawang merah
Irisan bawang putih
Irisan bawang bombay
Irisan cabe merah
Irisan cabe rawit
Daun salam
Irisan lengkuas

Cara membuat : 
1. daun pepaya direbus dengan air garam kemudian ditiriskan hingga dingin
2. daun pepaya dibubuhi garam dan diremas
3. daun pepaya direbus kembali pada air garam hingga empuk selanjutnya ditiriskan hingga dingin
4. daun pepaya diremas hingga airnya berkurang lalu dipotong
5. semua bumbu ditumis dengan minyak hingga harum dan diberi merica bubuk, gula dan garam
6. daun pepaya dan teri goreng dimasukkan dan diaduk hingga bumbu merata
7. angkat dan sajikan selagi hangat 

Senin, 02 Maret 2015

MENJAGA SUASANA HATI

Tindakan kita kerab dipengaruhi oleh tindakan orang lain. Kalau orang lain memperlakukan kita buruk, kita akan membalasnya dengan hal yang buruk juga. Kalau orang tidak sopan, kita akan lebih tidak sopan lagi. Kalau orang lain pelit pada kita, kita yang semula pemurah, tiba-tiba menjadi  pelit ketika berurusan dengan orang tersebut.
Ini berarti, tindakan kita dipengaruhi oleh tindakan orang lain. Jika direnungkan, betapa tidak bijaknya kita jika untuk berbuat baik, harus menunggu orang lain yang lebih dahulu berbuat baik pada kita. Kitalah yang bertanggung jawab atas hidup kita.
Jika ada yang melayani dengan buruk, toh tak ada kaitannya denan kita. Jika kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan diri kita dipengaruhi oleh orang lain. Pemenang kehidupan adalah orangyang tetap sejuk di tempat yangpanas, yang tetap manis di tempat yang pahit dan yang tetap tenang di tengah badai.  

^-^

ETIKA MENGHUKUM ANAK

1. Bukan sebagai luapan emosi apalagi sebagai pelampiasan rasa jengkel karena perilaku yang memusingkan kepala
2. bertujuan mendidik agar memiliki sikap yang baik
3. dalam rangka mengajari bahwa setiap perbuatan mengandung konsekuensi
4. tidak boleh menyakiti fisik dan psikis
5. harus tetap berfikir jernih saat menghukum
6. harus mendahulukan kasih sayang daripada kemarahan 

Minggu, 01 Maret 2015

KEUNGGULAN SISTEM KELEMBGAAN ZAKAT KOLEKTIF

1. Merupakan alternatif yang lebih dekat dengan sistem ideal pengelolaan zakat dalam islam. Karena di bawah naungan sistem pemerintahan islam, zakat dikelola secara kelembagaan formal dari negara dan bersifat kolektif sehingga bukan perorangan.

2. sistem kelembagaan bersifat praktis dan lebih memudahkan sehingga semangat, komitmen dan konsistensi dalam menunaikan kewajiban berzakat tetap terus terjaga. 

3. lebih terjamin untuk tepat sasaran dalam pengalokasian dibanding dengan jika disalurkan sendiri kepada mustahik secara langsung.

4. sistem kelembagaan lebih mampu mengelola dan mengalokasikan zakat berdasarkan zakat berdasarkan skala prioritas di antara sasarn penyaluran zakat yang banyak jumlahnya dan berbagai golongan serta tingkat kebutuhan. 

HAKIM BIN HIZAM

Sebelum masuk islam, Hakim bin Hizam mempertanyakan semua kebaikannya di masa jahiliyah dahulu. Apakah akan mendatangkan pahala baginya. Rasulullah SAW pun mengatakan, “Engkau masuk islam bersama kebaikan yang telah engkau lakukan (sebelumnya)”. (HR. Bukhari-Muslim)

Hakim juga pernah berkata pada Rasulullah SAW, “demi Allah, tidaklah ada (kebaikan) yang aku lakukan pada masa jahiliyah kecuali aku perbuat misalnya setelah aku masuk islam (karena Allah). Pada masa jahiliyah, ia pernah memerdekakan 100 budak. Setelah masuk islam, ia pun melakukan hal yang serupa karena Allah SWT. 

Dahulu pernah ia membawa 100 ekor onta pada musim haji. Itu pun ia lakukan pula setelah masuk islam. Pada suatu musim haji, di padang Arafah, Hakim bin Hizam membawa 100 budak, 100 onta, 100 sapi dan 100 kambing lalu berkata, “semuanya untuk Allah”.

Pada masa itu, Hakim bin Hizam merupakan pemilik sah dar sebuah bangunan bersejarah di Mekah bernama Dar An-Nadwah. Di tempat itu, biasanya para pemuka Quraisy berkumpul danberdiskusi tentang berbagai hal penting. Rencana jahat pembunuhan terhadap nabi Muhammad SAW sebelum beliau hijrah juga diputuskan di situ.

Setelah memeluk islam, Hakim bin Hizam memutuskan untuk menjual bangunan tersebut seharga 100ribu dirham. Abdullah bin Zubair berkata, “Engkau telah menjual bangunan kehormatan orang Quraisy”. 

Dengan bijak, Hakim menjawab, “Wahai putra saudaraku, kemuliaan dan kehormatan (yang semu kini) telah hilang. Tak ada kehormatan kecuali denga ketakwaan”. Selanjutnya, hasil penjualan ia infakkan di jalan Allah “Sungguh, aku akan membelikannya sebuah bangunan di surga. Aku persaksikan padamu bahwa aku menjadikannya untuk keperluan di jalan Allah”, kata Hakim melanjutkan.


Ketika Zubair bin Awwam meningggal dunia akibat terbunuh, Hakim bin Zubair menemui anaknya Zubair seraya bertanya, “Saudaraku ini (Zubair) berapa hutangnya?” Sang anak menjawab, “sejuta dirham”. Hakim bin Hizam menawarkan diri untuk menanggung setengahnya.

Setiap hari, ia mengharapkan ada orang yang berhajat padanya untuk dibantu. Bila tidak ada yang datang, ia menganggapnya sebagai sebuah musibah. Ia berkata, “Tidaklah aku berada di pagi hari sementara tidak ada orang di depan pintu rumahku kecuali aku sadar itu adalah bagian dari musibah yang aku mohon pada Allah pahala darinya”. 


Rabu, 25 Februari 2015

PANTANGAN SAAT MEMBERSIHKAN TELINGA

Mengorek dengan jari
Terkadang, rasa gatal dalam telinga sering membuat gerakan mengorek reflek dengan jari. Hal ini tidak dibenarkan karena kuku jari bisa melukai telinga

 Mengorek dengan peniti
Mengorek dengan peniti berpotensi mencederai gendang telinga sehinggga akan mengalami gangguan pendengaran. 

Sering membersihkan telinga
Pada dasarnya, telinga mampu menghasilkan minyak yang dapat menyerap kotoran dan debu. Jika terlalu sering dibersihkan, telingan akan mengalami gangguan sehingga produksi minyak dalam telingan bisa menjadi tidak normal. Akibatnya, akan berbahaya bagi pendengaran.

 Menggunakan layanan earcone
Layanan ini dilakukan dengan meletakkan sebuah lilin berongga. Salau satu ujung lilin disulut denga api sedang ujung lilin yang lain dimasukkan dalam telinga. Cara ini tidak disarankan sebab ada kemungkinan bagi para pengguna mengalami cidera seperti infeksi saluran telinga, terbakar dan gendnag telinga berongga.  

UBUR-UBUR API (PHYSALIA)

            Ubur-ubur api mempinyai julukan portuguese men o’war dikarenakan bentuk tubuhnya menyerupai kapal perang yang biasa disebut man-of-war. Namun, hewan ini lebih mirip dengan kapal man-of-war versi portugis yang layarnya sedang terkebang penuh. Hewan ini termasuk filum Cnidaria.

Hewan ini dikenal memiliki sengatan yang cukup berbahaya yang mengakibatkan adanya jejak kemerahan di kulit hingga 3 hari setelah tersengat. Biasanya, rasa sakit akan hilang dalam waktu beberapa jam. Namun, jika racun dari sengat ini menjalar dalam darah hingga ke kelenjar getah bening, maka akan mengakibatkan intensitas rasa sakit yang luar biasa dan bahkan bisa berujung pada kematian.

Sebagai langkah antisipasi, jika suatu waktu menemukan spesies ini di tepi pantai, tidak menyentuh dengan tangan kosong. Sebab, walau sudah terdampar berhari-hari, sengatnya masih sanggup untuk melukai manusia.

Biasanya, spesies ini bisa ditemukan di sekitar laut dengan perairan yang hangat sperti samudra Pasifik, samudra Hindia, sekitar laut Colombia dan sepanjang pesisir Australia. Spesies ini akan mengapung dengan tenang sehingga sesekali akan tersapu ombak hingga ke tepi pantai.  Meskipun tampak seperti hewan tunggal, ubur-ubur api sebenarnya merupakan gabungan dari 4 koloni polip yang terspesialisasi. 

 Koloni pertama adalah kelompok yang membentuk badan pengapung (pneumatophore) yang selalu tampak dari atas permukaan laut. Biasanya berwarna biru, merah muda, ungu denga tubuh yang bening. Bagian pneumatophore biasanya terisi gas sehingga bisa mengapung di lautan.

Koloni kedua berperan mengurus proses pengolahan makanan (gastrozoid). Koloni ketiga berperan di bidang pertahanan (dactylozoid) yang membentuk sengat (nematocyst) dengan panjang 10-50 meter. Koloni keempat berperan dalam perkembangbiakan (gonozoid)

Senin, 23 Februari 2015

ZAID IBNU KHATTAB

Pada suatu hari, Nabi SAW duduk dikelilingi sejumlah orang islam. Selagi pembicaraan berlangsung, tiba-tiba Rasulullah SAW diam sejenak. Kemudian beliau menghadpakan bicaranya pada semua yang ada di sekelilingnya dengan ucapan, “sesungguhnya di antara kalian, ada seorang laki-laki yang gerahamnya dalam neraka lebih besar dari gunung Uhud”.

Semua yang hadir dalam majelis beserta Rasulullah SAW diliputi kecemasan akan timbulnya fitnah dalam agama islam kelak. Tiap pribadi merasa takut kalau ialah yang akan menerima nasib yang paling jelek dan kesudahan yang terkutuk itu. Dari semua orang peserta majelis, yang tertinggal masih hidup adalah Abu Hurairah dan Rajjal bin Unfuwah sedang yang lain sudah meninggal sebagai syuhada.


TRANSPORTASI DI ARAB SAUDI

Saat ini, wilayah kerajaan Arab Saudi dihubungkan dengan jaringan transportasi modern yang jumlahnya mencapai lebih dari 170 ribu km. Jaringan jalan besar menghubungkan kota dan berbagai wilayah daerah pegunungan. Jalan tersebut termasuk jaringan terowongan yang dibekali dengan berbagai peralatan modern di Mekkah dan Madinah.

Transportasi antar kota
Armada penerbangan Saudi Arabian Airlines menguasai seluruh rute domestik. Sedang perusahaan bis, Saudi Arabian Public Transport Company (SAPTCO) beroperasi secara terbatas dalam kota. Jaringan jalan antar kota dihubungkan dengan jalan tol tanpa bayar.

Transportasi dalam kota
Transportasi umum dalam kota menandalkan mobil pribadi. Taksi juga merupakan moda transportasi yang banyak dipergunakan. Meski pemerintahan menetapkan sistem pembayaran dengan perhitungan meter, namun saat musim haji, biasanya ongkos taksi ditentukan dengan tawar-menawar.

Transportasi antar negara
Turis bisa memasuki Arab Saudi melalui jalur darat lewat Amman (Yordania) ke Damman, Madinah dan Jeddah. Tersedia jalur darat menuju Yaman (dari Jeddah), Kuwait, Qatar dan Uni Emirat Arab. Bis internasional melayani jalur perjalanan antara Arab Saudi, Bahrain, Mesir, Yordania, Qatar, Suriah, Turki dan Uni Emirat Arab.

Pelabuhan
Terdapat jaringan dermaga besar di Jeddah, Damman, Jubail, Yanbu, Jazan. Pelabuhan Islam Jeddah (Islamic Jeddah Port) merupakan pelabuhan terbesar di kawaan timur tengah dan Afrika. Pelabuhan tersebut juga merupakan pinu masuk utama ke wilayah Arab Saudi. Selain melayani lalu lintas expor-impor, pelabuhan tersebut memiliki berbagai fasilitas modern. Pelabuhan Laut Jeddah masih digunakan untuk berlabuhnya kapal yang membawa jamaah haji terutama dari berbagai negara yang berada di kawasan teluk Afrika 

Minggu, 22 Februari 2015

PRINSIP KELUARGA QUR'ANI

Al-Quran sebagai kampanye utama
Perbincangan dan obrolan lebih banyak disangkutpautkan dengan Al-Quran.  Selain itu, bersama melihat dari internet tentang anak kecil dari berbagai belahan dunia yang telah berhasil menghafal Al-Quran karena Al-Quran dibaca oleh seluruh orang di seluruh penjuru dunia. Semua kegiatan dipusatkan dari Al-Quran. Artinya, semua kegiatan dilakukan setelah selesai tilawah. 

Mengutamakan kesuksesan dalam Al-Quran
Poin yang menentukan sebuah kesuksesan dalam Al-Quran lebih bergantung dari tingkat kesulitan, jumalh ayat yang dibaca-dihafal-diamalkan, usia ketika menghafal serta keadaan yang melingkupi ketika menghafal Al-Quran. Ketika mampu membaca 1 halaman penuh, ketika mempu mengingat huruf dengan benar, membaca Al-quran sebelum diingatkan, tetap membaca AL-Quran saat banyak tawaran yang menggiurkan, membaca AL-Quran dengan penuh semangat, menambah halaman bacaan Al-Quran, saat saling memaafkan, mengerjakan segala sesuatu dnegan mandiri, bersedekah dari harta yang paling dicintai. 

Senin, 16 Februari 2015

SENANGNYA MEMBACA AL-QURAN SETIAP HARI

Al-Quran sebagai kiblat kegiatan
Dengan berbagai cara, kegiatan mengajiAl-Quran diberlakukan sehingga kesan yang tertanam kuat dalam diri adalah bahwa Al-Quran adalah bagian paling tak terpisahkan dalam hidup. Akhinya, Al-Quran diterima dengan tanpa protes. Sambil bermain, didengarkan Al-Quran. Sebelum tidur, didengarkan Al-Quran. Jika sudah membaca Al-Quran, baru boleh mengerjakan kegiatan yang lain seperti bermain, membaca buku. 

Tiada hari tanpa membaca Al-Quran
Dengan belajar Al-Quran di rumah, menyebabkan  kita tidak pernah mengenal hari libur seperti libur akhir pekan atau libur sekolah. Akibatnya, tidak merasa ada yang aneh atau merasa ada hal baru ketika membuat program Al-Quran setiap hari. Jika ada hari libur, pastikan yang terjadi adalah libur darurat karena keterpaksaan akibat keadaan tertentu. Misal, ketika sakit yang tidak memungkinkan untuk membaca Al-Quran. Saat lebaran, waktu yang tepat adalah setelah sholat ied dan keluar untuk berkunjung ke rumah sanak saudara. Pokoknya, diusahakan untuk membaca Al-Quran setiap hari.  Saat menunggu kerabat di rumah sakit, menunggu pesawat di ruang tunggu boarding, di halaman rumah dan lain-lain.

Berharga karena membaca Al-Quran
Rasulullah SAW mengutamakan sahabat yang bacaannya paling banyak dan paling bagus untuk dijadikan imam. Menguburkan jenasah para sahabat juga dengan pertimbangn. Didahulukan yang paling banyak hafalannya. 

Kamis, 05 Februari 2015

PROGRAM PERANG PEMIKIRAN

1.   Menghilangkan kebanggaan umat islam akan agamanya
Secara perlahan, kaum muslimin kehilangan kebanggaan pada agamanya. Umat islam diadu dombaa agar saling membenci antar sesama. Umat islam disuguhi berbagai berita negatif yang diidentikkan dengan ajaran islam. Teroris, garis keras, koruptor sering  dikaitkan dengan gelar keagamaan seperti kyai, ustad, haji. 
2.   Menciptakan pendangkalan aqidah
Umat islam tak lagi bertauhid pada Allah SWT. Umat islam lebih percaya pada tahayul, sesajen bahkan menganggap semua agama sama karena semua agama mengajarkan kebaikan. Hingga akhirnya, orang akan murtad dari agama islam. Naudzu billah hi min dzalik. 
3.   Berusaha menjadikan barat sebagai kiblat pemikiran
Segala hal yang berbau barat dianggapo sebagai kemajuan. Budaya kebebasan juga diusung oleh barat aagar kaum muslimin berubah.
4.   Menyodorkan gaya hidup hedonisme
Budaya foya-foya dijejalkan pada umat islam. Melalui berbagai tontonan, kaum muda islam dipaksa secara tidak sadar untuk mennetukan bebagai hala yang dianggap prestatif, keren dan simbol keberhasilan.   

semoga Allah memberi perlindungan pada keluarga, tetangga dan teman dari serangan perang pemikiran. dan semoga kita semua bisa mempraktekkan gaya hidup para salafus saleh sehingga kita layak masuk surga Allah. amin. 

^-^


CARA MENCEGAH OSTEOPOROSIS

Mengkonsumsi protein kalsium dan vitamin D dalam jumlah cukup sesuai kebutuhan tubuh. Selain itu, lakukan latihan fisik secara teratur. Latihan untuk mencegah ostoeporosis yang dimaksud adalah latihan yang bersifat menahan beban dan memperkuat otot serta keseimbangan diperlukan untuk meningkatkan ketangkasan, menurunkan resiko jatuh dan patah tulang.

Menghindari konsumsi barang yang haram, mengurangi kafein dan menjauhi rokok. Zat nikotin dalam rokok mempercepat proses penyerapan tulang. Nikotin juga bisa menurunkan aktivitas estrogen dalam tubuh sehingga susunan sel tulang lemah dalam menghadapi proses pelapukan. Kafein dan alkohol juga bersifat racun yang dapat menghambat proses pembentukan massa/kepadatan tulang (osteoblas).

Melakukan pemeriksaan densitas massa tulang bagi wanita yang sudah berumur 65 tahun dan pria 70 tahun. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan setiap 2 tahun. Selain  itu, menggunakan penyangga tubuh yang sesuai serta menggunakan pelindung panggul bagi yang memiliki resiko terjatuh yang tinggi. Pegangan pada tangga juga perlu disediakan di tempat yang memiliki lantai lebih dari satu. 

Rabu, 04 Februari 2015

MASJID JIN DI MAKKAH

Masjid Jin adalah sebuah masjid yang terletak di kampung Ma’la, tak jauh dari pekuburan Makkah. Penamaan masjid tersebut terkait erat dengan suatu peristiwa yang sangat langka yang berhubungan dengan bangsa jin dan dakwah islam. Peristiwa yang dimaksud adalah masuk islamnya serombongan jin di masjid tersebut setelah mendengar dan menghayati lantunan ayat suci Al-Quran yang dibacakan sendiri oleh Rasulullah SAW.

Pada kesempatan tersebut, para jin berbaiat (berjanji setia) untuk beriman pada Allah, mengamalkan ajaran islam dan menyebarkannya di kalangan bangsa jin. Nama lain masjid ini adalah Al-Baiah yakni masjid tempat serombingan jin melakukan baiat. Peristiwa besar ini diungkapkan oleh Allah SWT dalam Al-Quran surat Al-Ahqof (29-32)
‘dan (ingatlah) ketika Kami hadapkan padamu (Muhammad) serombongan jin yang mendengarkan (bacaan) Al-Quran. Maka, tatkala mereka menghadiri pembacaan (nya) lalu mereka berkata, “diamlah kamu (untuk mendengarkannya)”. Maka, ketika telah selesai, mereka kembali pada kaumnya (untuk)memberi peringatan.
Mereka berkata, ‘wahai kaum kami, sungguh kami telah mendangarkan kitab (Al-Quran) yang diturunkan setelah Musa, membenarkan (kitab-kitab) yang datang sebelumnya, membimbing pada kebenaran dan pada jalan yang lurus.
Wahai kaum kami, terimalah (seruan) orang (Muhammad) yang menyeru pada Allah dan berimanlah padanNya niscaya Dia akan mengampuni dosa-dosamu dan melepaskanmu dari azab yang pedih.
Dan barang siapa tidak menerima (seruan) orang yang menyeru pada Allah (Muhammad), maka dia tidak akan dapat melepaskan diri dari siksaan Allah di bumi padahal tidak ada pelindung baginya selain Allah. Mereka berada dalam kesesatan yang nyata”

Dalam suatu riwayat yang dimuat Imam Bukhari-Tirmidzi yang berasal dari Ibnu Abbas disebutkan bahwa peristiwa pertemuan antara Rasulullah SAW dan serombongan jin itu terjadi ketika Rasulullah SAW dan golongan sahabat sedang dalam perjalanan menuju pasar Ukkaz. Ketika sampai di daerah Tihamah, Rasulullah SAW dan para sahabat berhenti untuk melakukan sholat fajar.
Rupanya, shalat fajar tersebut mengakibatkan terhalangnya berbagai berita langit yang biasa dicuri dengar oleh para setan (jin yang kafir). Bahkan, para setan tersebut mendapat lemparan bintang-bintang sehingga terpaksa pulang ke tempat kaum jin.  Para setan tersebut ditanya oleh kaum jin yang lain, ‘apa yang menyebabkan kalian terhalang mendapat berita langit?’ 
Mereka menjawab, ‘kami terhalang mendapatkan berita langit bahkan kami dikejar oleh bintang-bintang’. Kaum setan menjawab, ‘tidak mungkin ada halangan antara kita dengan berita langit, pasti ada penyebabnya’. Pimpinan setan memerintahkan, ‘menyebarlah kalian ke barat dan ke timur. Carilah penghalang tersebut!’
Lalu, para setan tersebut menyebar ke seluruh pelosok jagad raya guna mencari penyebab terhalangnya berita langit. Sebagian setan tersebut sampai ke tempat Rasulullah SAW dan para sahabat berhenti. Ketika itu, Rasulullah SAW tengah melakukan sholat subuh. Para jin tersebut mendengar dan memperhatikan dnegan seksama bacaan Rasulullah SAW.  Kemudian para jin berkata, ‘demi Allah, pasti inilah yang menyebabkan kita terhalang dari berita langit’.
Para jin sangat kagum terhadap ayat Al-Quran yang didengar. Mereka mengimaninya lalu pulang ke kaumnya dan menyampaikan kejadian yang dialami. Kaum jin pun menerima dan mengimani ajaran yang dibawa Rasulullah SAW tersebut. Peristiwa ini pulalah yang melatar belakangi turunnya surat Al-Jin (1)
“katakanlah (Muhammad), ‘telah diwahyukan padaku bahwa sekumpulan jin telah mendengarkan (bacaan)’. Lalu mereka berkata, ‘kami telah mendengarkan bacaan yang menakjubkan (Al-Quran)”. 

Minggu, 01 Februari 2015

MUADZ BIN JABAL

Muadz bin Jabal dikirim nabi ke Yaman untuk membimbing kaum muslimin dan mengajari mereka tentang seluk-beluk agama. Sehingga, ketika Rasulullah SAW wafat, Muadz masih berada di Yaman. Umar tahu bahwa Muadz telah menjadi orang kaya. Maka, Umar mengusulkan pada Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq agar kekayaan Muadz dibagi dua. Namun, tanpa menunggu jawaban Abu Bakar, Umar segera pergi ke rumah Muadz dan mengemukakan masalah tersebut.

Muadz adalah orang yang bersih tangan dan hatinya. Seandainya sekarang ia telah kaya raya, maka kekayaannya itu diperoleh secara halal, tidak pernah diperolehnya secara dosa bahkan juga tidak menerima barang yang syubhat. Oleh karenanya, usul Umar ditolak dan alasan yang dikemukakannya dipatahkan dengan alasan pula. Umar berpaling dan meningggalkan Muadz.

Pagi-pagi keesokan harinya, Muadz segera pergi ke rumah Umar. Demi sampai di sana, Umar dirangkul dan dipeluknya, sementara air mata mengalir mendahului perkataannya seraya berkata, ‘malam tadi saya bermimpi masuk kolam yang penuh dengan air hingga saya cemas akan tengelam. Untunglah anda datang hai Umar, mennyelamatkan saya’. Kemudian, Umar dan Muadz datang pada Abu Bakar. Muadz meminta pada khalifah untuk mengambil setengah hartanya. 

‘tidak suatu pun yang akan aku ambil darimu, ‘ujar Abu Bakar Ash-Shiddiq. ‘sekarang, harta itu telah halal dan jadi harta yang baik,’ kata Umar menghadapkan pembicaraannya pada Muadz. Andai diketahuinya bahwa Muadz memperoleh harta itu dari jalan yang tidak baik, maka tidak satu dirham pun akan disisakan Abu Bakar.

Namun, Umar tidak pula berbuat salah dengan melemparkan tuduhan atau menaruh berbagai dugaan terhadap Muadz. Muadz lantas pindah ke Syiria. Tatkala Abu Ubaidah meninggal dunia, Muadz diangkat oleh amirul mukminin Umar sebagai pengganti amir di Syiria. Tapi, hanya beberapa bulan saja Muadz memegang jabatan amir. Muadz lantas dipanggil Allah.

Dalam keadaan sakaratul maut, Muadz bermunajat pada Allah yang Maha Pengasih sambil matanya menatap ke arah langit, “ya Allah, sesungguhnya selama ini aku takut padaMu. Tapi hari ini aku mengharapkanMu. Ya Allah, Engkau mengetahui bahwa aku tidaklah mencintai dunia demi untuk mengalirkan air sungai atau menanam kayu-kayuan. Tapi hanya untuk menutup hawa di kala panas dan menghadapi saat-saat yang gawat serta untuk menambah ilmu pengetahuan, keimanan dan ketaatan”.

Lalu, diulurkanlah tangannya seolah hendak bersalamandnegna maut. Saat keberangkatannya ke alam ghaib, masih sempat ia mengatakan, “selamat datang wahai maut. Kekasih tiba di saat diperlukan”. Dan nyawa Muadz bin Jabal pun melayanglah menghadap Allah. 

Umar berkata, ‘sekiranya aku mengangkat Muadz sebagai pengganti, lalu ditanya oleh Allah mengapa aku mengangkatnya, maka akan aku jawab, ‘aku dengar nabiMu bersabda, “bila ulama menghadap Allah Azza wa Jalla, pastilah Muadz akan berada di antara mereka”. Sebelum menghembuskan napasnya yang terakhir, Umar pernah ditanya orang, ‘bagaimana jika anda tetapkan pengganti anda?’

Maka, ujar Umar, ‘seandainya Muadz bin Jabal masih hidup, tentu aku angkat ia sebagai khalifah. Dan kemudian bila aku menghadap Allah Azza wa Jalla dan ditanya tentang pengangkatannya, “siapa yang kamu angkat menjadi pemimpin bagi umat manusia?”

Maka akan aku jawab, ‘aku mengangkat Muadz bin Jabal setelah mendengar nabi bersabda, “Muadz bin Jabal adalah pemimpin golongan ulama di hari kiamat”. 

Rabu, 28 Januari 2015

MITOS AIR KELAPA-IBU HAMIL

Secara ilmu farmakologi (ilmu tentang obat-obatan), air kelapa mengandung zat elektrolit yang tinggi. Bukan hanya unsur makro berupa nitrogen dan karbon, tapi juga unsur mikro yangs angat diperlukan tubuh. Unsur nitrogen berupa protein yang tersusun atas asam amino seperti alanin, sistin, arginin, alin dan serin. Asam amino yang terkandung dalam air kelapa ternyata lebih tinggi dibanding asam amino yang terdapat dalam susu sapi. 

Sementara unsur karbon dapat dijumpai dalam bentuk karbohidrat sederhana seperti glukosa, sukrosa, fruktosa, sorbitol, inositol. Begitu pula dengan unsur mikro dalam air kelapa berupa mineral yang dibutuhkan sebagai pengganti ion tubuh sehingga wajar bila setelah meminum air kelapa, tubuh terasa segar kembali. 

Di masa kehamilan, penguapan cairan tubuh lebih banyak berupa keringat atau urin sehingga jika tidak digantikan, maka tubuh dapat kekurangan cairan. Terlebih cairan tersebut juga diperlukan untuk mememenuhi kebutuhan sang jabang bayi. Sebenarnya, air kelapa berperan menggantikan cairan yang menguap tersebut. Jadi, semakin banyak minum, maka semakin baik karena adanya cairan yang tergantikan.

Di masa kehamilan, penguapan cairan tubuh lebih banyak berupa keringat atau urin sehingga jika tidak digantikan, maka tubuh dapat kekurangan cairan. Terlebih cairan tersebut juga diperlukan untuk mememenuhi kebutuhan sang jabang bayi. Sebenarnya, air kelapa berperan menggantikan cairan yang menguap tersebut. Jadi, semakin banyak minum, maka semakin baik karena adanya cairan yang tergantikan. 

UJIAN ALLAH

Ujian masuk surga
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga padahal belum datang padamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan serta digoncang (dengan berbagai macam cobaan) sehingga berkatalah Rosul dan orang-orang yang beriman bersamanya, ‘kapankah datangnya pertolongan Allah?’ ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat (Al-Baqoroh : 214)

Ujian harta   
Perhatikanlah bagaimana Kami lebihkan sebagian dari mereka atas sebagian (yang lain) dan pasti kehidupan akhirat lebih tinggi tingkatnya dan lebih besar keutamaannya (Al-Isra : 21)

Ujian istri-anak
Hai orang-orang mukmin, sesungguhnya di antara istri-istrimu dan ank-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka. Dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya, hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu) dan di sisi Allah-lah pahala yang besar (At-Thaghobbun : 14-15)