Rabu, 15 April 2015

MANUSIA DZALIM DAN BODOH

Jika merasa tidak nyaman dengan membaca judul tulisan ini, jangan terburu antipati untuk tidak membacanya. Judul tulisan ini merupakan penegasan Allah dalam Al-Quran tentang manusia. Semoga bisa menjadi cermin bagi aetiap pribadi. Amin.....
‘Sesungguhnya kami telah mengemukakan amanat pada langit, bumi dan gunung-gunung. Maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya. Maka dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat dzalim dan amat bodoh’ (Al-Ahzab : 72)
Mari memahami gambaran dari ilustrasi berikut
Suatu saat, sesorang diberi tugas yang teramat mudah dan mennyenangkan yaitu disuruh mengampaikan uang tunai senilai Rp 2.500.000,- pada seseorang yang sudah ditentukan. Imbalannya sangat menggiurkan yaitu uang tunai pula sebesar Rp 97.500.000,- kemudian, si pemberi amanat bilang, ‘kalau amanat ini dilaksanakan, nanti akan aku tambah lagi imbalannya dengan harta yang lebih banyak sehingga hartamu berlimpah ruah’.
Ternyata, orang yang diberi tugas itu ingkar. Bukan hanya imbalan saja yang diambil, uang senilai Rp 2.500.000,- yang seharusnya diberikan pada orang lain, diambil pula. Orang tersebut pantas disandangkan predikat amat dzalim dan amat bodoh. 

MOTIVASI HIDUP MANUSIA

HANYA MATERI
Memasuki usia balita, mulai dimasukkan dalam dunia pra-sekolah. Ia mulai  dipersiapkan sejak dini untuk menjadi manusia yang siap menarungi hidup. Memasuki usia sekitar 4 tahun, ia mulai memasuki TK. Ia mulai dikenalkan dengan pengetahuan dasar seperti membaca, menulis dan berhitung.
Selepas TK, ia memasuki SD. Dua belas tahun kemudian berproses dalam pendidikan SD, SMP dan SMA. Hampir sepertiga dari umur rerata manusia sudah dilewati. Selanjutnya masuk ke jenjang perguruan tinggi.
Setelah lulus, ia mulai memasuki dunia kerja untuk mendapatkan penghasilan. Beragam pilihan tersedia. Beberapa termasuk beruntung karena berpenghasilan cukup besar.
Perhitungan pendapatan sepanjang hidupnya adalah (misal) 10 juta x 12 bulan x 40 tahun = 4,8 miliar. Tapi, jika orang tersebut diajukan pertanyaan, “apakah mau menjual bola mata senilai 4,8 miliar setelah itu buta selamanya?” jawabannya pasti tidak mau. Kalau demikian, ternyata uang 4.8 miliar tidak cukup haanya untuk membeli bola mata.
Belum lagi untuk membeli kemampuan berfikir dan merasa. Itu yang berpenghasilan tergolong besar tiap bulannya.  Lalu, bagaimana dengan orang yang hanya cukup untuk keperluan konsumsi tiap bulan????
UNTUK ALLAH
Proses perjalanan hidup yang dijalani boleh jadi sama persis dengan orang yang bermotivasi materi. Mulai dari masa balita hingga bekerja. Ia bukan hanya sekedar memperoleh materi. Yang lebih penting adalah memperoleh ridho Allah sehingga bekerja untuk dunia dan akhirat.
Di dunia bisa hidup sejahtera dan di akhirat, dengan rahmat Allah, bisa memperoleh surga. Bermodal kecil, memperoleh untung besar. Bukankah berbuat baik di dunia itu hanya sebentar????
Seumur dengan umur manusia yang memang pendek. Tetapi ia memperoleh surga yang kekal abadi denan kemewahan dan kebahagiaan yang tak pernah dilihat mata, tak pernah didengan telinga. Mari bercermin menatap diri.
Beruntung jika diri ini termasuk orang yang menapaki jalan para nabi dan rosul. Semoga kita semua bisa tetap istiqomah hingga kelak masanya Allah mencabut nyawa. Amin...
^-^

BERTEMU DENGAN ALLAH

Soal pilihan bertemu dengan Allah, semua manusia dapat di kelompokkan dalam 2 golongan. Golongan yang senang bertemu dengan Allah dan kelompok yang benci bertemu dengan Allah. Pertemuan dengan Allah sejatinya hanya bisa dilakukan saat yaumil akhir.
 Orang yang senang bertemu dengan Allah, berusaha mengikuti ketentuan Allah dengan sebaik-baiknya. Ia terus merawat dan memupuk keimanan dengan memperbanyak amal sholih. Ia bersyukur atas segala limpahan karunia Allah dan bersyukur di kala merasakan kelapangan hidup.
                Sedang orang yang benci bertemu dengan Allah tidak pernah takut berbuat mungkar pada Allah. Berbuat dosa dan maksiat dianggap sesuatu yang biasa saja bagi dirinya. Ia bangga dengan harta dan anak-anaknya.
“Sesungguhnya Allah menghendaki akan mengazab mereka di dunia dengan harta dan anak-anaknya itu dan agar melayang nyawa mereka dalam keadaan kafir” (At-Taubah : 85)
Semoga dengan rahmatNya, kita semua termasuk dalam golongan orang yang senang bertemu dengan Allah dan kelak kita semua bisa bersujud syukur di saat berjumpa dengan Allah. Amin....
^-^

Senin, 13 April 2015

ARTRITIS PIRAI

Penyakit radang sendi ini disebabkan karena pengendapan kristal asam urat akibat kadar asam urat dalam darah lebih dari 7 mg/100 cc darah. Asam urat dapat pula menyebakan penyakit jantung koroner atau batu ginjal. Artristis parai ini lebih banyak diderita kaum lelaki dewasa hingga tua.
Gejala khasnya adalah pada waktu bangun pagi tidak bisa berjalan karena nyeri pada telapak kaki. Atau bisa juga pangkal jempol kaki bengkak dan sangat nyeri  atau cekat-cekot hebat. Padahal sebelumnya tidak ada gejala atau peristiwa apapun  yang menimpa jempol tersebut.
Yang perlu diperhatikan adalah tidak semua nyeri sendi termasuk penyakit asam urat. Perlu pemeriksaan laboratorium asam urat lebih lanjut. Sakit sendi yang lain mungkin hanya rematik biasa. 

Minggu, 08 Maret 2015

ISLAM DAN HARTA

Di surat Al-Hajj (11), Al-Quran melukiskan,
“dan di antara manusia, ada yang menyembah Allah dengan berada di tepi. Maka, jika ia memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam keadaan itu. Dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana (fitnah), berbaliklah ia ke belakang. Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah keugian yang nyata”

Ukuran iman di tepi ayat tersebut dikaitkan dengan pandangan seseorang dalam hal perolehan harta dan kesenangan duniawi. Imannya hanya akantentram jika memperoleh kebaikan di dunia dan iman akan menghilang jika mendapat keburukan di dunia. Seolah dunia ini adalah penjahat ruhani.

Seakan, jika hendak memiliki iman yang teguh, seseorang harus memilih hidup susah di dunia dan miskin. Islam tidak meletakkan dunia sebagai ukuran baik-buruknya iman dan cinta pada Allah karena iman adalah sesuatu yanng snagat berharga. Kebaikan iman tidak bisa sempurna bila dibalas dengan dunia yang remeh-temeh ini sehingga kelak Allah akan menyempurnakannya kelak di akhirat nanti.




Kamis, 05 Maret 2015

RAMADHAN DI JERMAN

Datangnya ramadhan disambut dengan suka cita oleh seluruh umat muslim di Berlin, Jerman. Setiap masjid di Berlin berbenah untuk mempersiapkan berbagai program ramadhan. Setiap siang, para ibu berkumpul di masjid untuk membaca Al-Quran bersama sembari memperbaiki bacaan yang masih keliru. Sorenya, kegiatan ramadhan diidi bergantian dengan kegiatan pengajian pemuda, pemudi dan bapak-bapak.
Ada juga kegiatan umum seperti pelatihan menjadi khatib dan menjadi pengurus masjid. Setiap ahad, giliran ank-anak yang meramaikan kegiatan ramadhan di masjid dengan program taman pendidikan Al-Quran. Selayaknya yang terjadi ketika waktu maghrib, masjid dipenuhi orang untuk berbuka puasa. 

RAMADHAN DI PERANCIS

Umat islam di Perancis mempunyai kebiasaan untuk membuat kalender ramadha yang tidak hanya berisi jadual imsakiyah, tapi juga aktivitas selama ramadhan. Kalender tersebut tidak hanya berguna sebagai panduan jadual imsak dan maghrib, tapi juga sebagai cara untuk mengungkapkan identitas kebudayaan umat islam.
Kalender ramadhan yang beredar di Perancis tersebut menggunakan berbagai macam bahasa dan disebarluaskan melalui masjid dan toko di wilayah yang banyak muslimnya. Umat islam di Perancis juga menyebarkan kotak amal di berbagai toko dan swalayan untuk mengumpulkan sumbangan dari para dermawan.
Aktivitas ini sudah dimulai sejak tahun 2002. Hasil sumbangan yang dikumpulkan, kemudian disebarluaskan di 22 negara islam. Masjid di Paris juga menjadi tempat berbuka puasa. Buka puasa pun tidak hanya dibatasi kaum muslim, kaum non-muslim juga dapat hadir. Kegiatan buka bersama tersebut sekaligus menepis pandangan bahwa islam adalah agama yang terbatas dan tertutup serta akan membuka pintu bagi orang-orang yang beragama lain.